Berwudhu tetapi Diancam Neraka, Kenapa?

Posted on

Pada era modern atau milenial seperti sekarang ini memang segala sesuatunya dituntut untuk serba cepat dan praktis. Mulai dari komunikasi, transportasi, bisnis, dan lain sebagainya, bahkan hingga ibadah sekalipun tak jarang terkana imbas dari tuntutan zaman yang serba cepat ini.

Akibatnya, banyak di antara amal ibadah yang menjadi rusak, tidak bernilai pahala, bahkan turut diancam siksa karena tergesa-gesa sehingga tidak benar dan tidak pula sempurna dalam pelaksaannnya.

Salah satu yang paling rentan terjadi adalah pada shalat dan wudhu.

Bahkan, secara khusus ada hadis yang membicarakan soal ancaman bagi orang-orang yang tidak berwudhu dengan sempurna.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata, “Kami pernah tertinggal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam suatu safar. Kami lalu menyusul beliau dan ketinggalan shalat, yaitu shalat ashar. Kami berwudhu sampai bagian kaki hanya diusap (tidak dicuci, -pen). Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memanggil dengan suara keras dan berkata: ‘Celakalah tumit-tumit dari api neraka.’ Beliau menyebut dua atau tiga kali.” (HR. Bukhari & Muslim)

Loading...

Riwayat lain,

“Kami pernah kembali bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Makkah menuju Madinah hingga sampai di air di tengah jalan, sebagian orang tergesa-gesa untuk shalat ashar, lalu mereka berwudhu dalam keadaan terburu-buru. Kami pun sampai pada mereka dan melihat air tidak menyentuh tumit mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, ‘Celakalah tumit-tumit dari api neraka. Sempurnakanlah wudhu kalian’.” (HR. Muslim)

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata, “Hadis di atas adalah ancaman untuk tumit. Namun, ancaman ini berlaku juga untuk hal yang lebih dari itu. Karena jika tidak dimaafkan yang sepele seperti tumit, yang lebih dari itu tentu tidak dimaafkan.” (At Ta’liqot ‘ala ‘Umdatil Ahkam)

Hadis ini juga menerangkan bahwa wajibnya menyempurnakan wudhu dan perintah membasuh anggota-anggota wudhu.

Yang luput dari hal ini, ia terjerumus dalam dosa besar karena diancam dengan neraka seperti itu.

Wajib memperhatikan anggota-anggota wudhu dan tidak boleh mengabaikan sedikit pun di antaranya.

Nash hadis menyebut kedua tumit dan anggota-anggota lainnya diqiyaskan padanya karena ada nash-nash lain yang menyebutkan seluruh anggota-angota wudhu.

Wallahu a’lam bishawab.

Sumber: Rumaysho

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *